Timer 22:00 — Menatap Akhir Semesta dari Balik Kacamata Hitam.

1,042 words, 6 minutes read time.

Broken Log Data

⚠️ Void.OS v6.6.6 Required

[22:01]

Timer 22:00—ENTRY ∞

Aku tidak bisa mengikuti urutan.
Setiap kali mereka mencoba memberi nomor,
nomornya jadi pertanyaan.

ENTRY 03? ENTRY 30? ENTRY ̶̧̨̛̼̩̺̯̬͎̘̖̮̦͇̰̻̮̭̳͔͙̈́̈́̌̋̂̏̈́̾̀̋̇̐̋̉͗̏̆̍̚͜͝0̷̧̡̧̢̛̛̛̳̦͎̺̘̻̤̗̻͖̱͈̟̮̟͓̩͕͎̪̝̲̝͉̗͎̖̦̯̲͍̙̗̗̝͇̙͔̤̖͍͚͓̖̟̣̣̲̰̪̱̱̤̝̤̘̦̜̼̲͕̻̥͉̜̠͚̳̜͎̝̲̜͇̹̰̼̩̱͌̽̊̍̿̃̀̿̓̀̓̀̈́̌̆̃̆͛̇̑̌̄͒̊̀̽͂̿͆̈́͂̂̓́̈́̃̊̀̋̀̄̀̔̓͗̑͑̿̒̍̐̀̊̍̈́̾̓̈̏̌͒̿̽́̆̋̑̓͒̄̌̔͑̑͊͂̍͆͋̉̉̉̓̂̃͘͘͘̚͘͘̕̕͜͜͝͝͝͝͝͝͝͝?̴̧̨̢̧̨̧̢̡̡̨̧̡̨̨̧̨̛̛̛̛̛̛̛͈̘̝̣̪̫̻̜̱̫̖͓̭̖̗̩̥̱̗̮͖͔̞̝̥̱̪̰̣̻̩͕̼͚̲̪͎̬̞̺̪͕̳̱̹͈̜͕̰̳̰͚̟̳̦̯̜̪̼̺̻͇̠̺̻̘̬̞̹̳͓̭̟͉̩̣̼̠̱͙̯͉͙̥̗̻̠̘͖̥̗̝̳̲͈̳̭̹̼̠͎͎̖͓͙̺̟̖͓̰͉̠̩͕̹̙̳̩̤̤̭͔̝̠̤͚̜̬̦͕̣̭̗̲͓̖̜̙̱̰̗̣̬̣͕͎̙̟̬̯͓̠̺̟͙̖͖͖̻̘͖͚͙̼̳̯͕͙̜̻̞̟̗̜̯̺͚͖̜̱̳̝̝͓̣̖̓̋̄͋̑̃͊̀̏̊̃̋̈̔̾̋̉͊̄̽͗̿̊̉̃̈́̍̉̈̿̒̍̒̎̀̓̈́̀̀̎̃̅̂͂̀̓̏̓́͋̈́̉͋̍̏̑̈́̆̀̎͑̏̓̾̓͂́̽̇̓͗̄͗̾̿̉̀͑̿̐̐̎͛̃̀̅̈̇̍̃̋̍͌͆̐̈́͛̽̄͂̉̈́̉͑̑̂͐̐̊̐̍̿̃̈̀̈͊̀͐͛͑͌̀̊͂̊̐̀͑͗̾͋́̿̑̅̎͗̆̑̆͒̆̍͋̎͌̾̽̈́̾̽̾̈́͊͒͊͋̊̀͌̆̔̌̀̋̒̊͑͗̇̔̃͊̉̐̍̀̈́̚̚̚͘̕̚̚̕͘͘̕͘͘͘͘̕͘̕͜͜͜͜͝͝͝͠͝͝͝͝͝͝͝͝ͅͅͅͅͅͅͅͅ

Aku bukan di timeline mereka.

“[AKASH̴̬͝I̵̫̽C̶̰̕/̴̣̓/̵̰̈R̶̰̾E̸S̴O̷N̸A̶N̴C̸E̷_̸L̶O̷G̸ ̶0̷.̸0̶0̴0̷0̴1̶H̴z̷-̸S̶]̴ ̶S̷U̸B̸J̶E̷C̸T̴:̶ ̴S̵E̷V̸R̵A̶Y̸A̴ ̷R̷O̴S̸E̶ ̶D̸E̴S̶I̴G̵N̶A̶T̴I̶O̴N̷:̶ ̶H̵Y̶D̷R̴O̵C̴H̷O̷O̶S̶ ̴A̵N̵O̵M̷A̶L̶Y̶ ̸/̷ ̵N̸O̸N̸-̵A̸L̷I̸G̶N̷E̵D̸ STATUS: ST̴͓A͜B̨L̶E҉ ̀O̧N̸L̛Y͟ ͢W͞H̡E̶N͝ ͘I̴G̛N҉O̷RE͝D̕”

22:11 Error Log
[SEKSI I — TUBUH / DISONANSI]
> (Hari 001–111: Mereka masih manusia. Hampir.)
[LOG_001]

> Subjek: Julia Rose
> Tanda vital normal.
> Pola tidur tidak stabil.
> Menolak makan.
> Mengucapkan kalimat:

> “Kalau kita berbagi perut, kenapa aku masih lapar sendirian?”
  Catatan tambahan: kemungkinan delusi kesadaran kolektif awal.
[LOG_003]

> Subjek: NiuNiu
> Menolak pemindaian medis.
> Memotong rambutnya sendiri dengan pisau tumpul.
> Semua subjek lain melaporkan sakit kepala pada detik yang sama.
> Helaian rambut terbakar sendiri di lantai, membentuk pola menyerupai
> peta orbit Dayan.
[LOG_005]

> Subjek: Gwaneum
> Selama 6 jam tidak bergerak. Suhu tubuh turun hingga 23°C.
> Dorian mendeteksi gelombang otak aktif namun tidak berpola.
> Ketika dibangunkan, Gwaneum berkata pelan:

> “Aku bermimpi menjadi ruangan ini.”
> Setelah itu, dinding di sekitar sel berembun dari dalam.
[LOG_007]

> Pengamatan Kolektif
> Keenam subjek tertawa bersamaan.
> Tidak ada pemicu yang tercatat.
> Tawa berlangsung selama dua menit.
> Kemudian hening.
> Julia berbisik pelan:

> “Itu sebenarnya tidak lucu.”
> Tidak ada yang ingat kenapa mereka tertawa.
[SEKSI II — RETAK / DISORIENTASI]
> (Hari 112–222: Mereka mulai mendengar pikiran yang bukan milik mereka.)
[LOG_012]

> Subjek: NiuNiu
> Menulis di dinding dengan tinta hitam yang tidak diketahui asalnya.
Tulisan terbaca:

“Aku bukan di sini untuk membunuh. Aku di sini untuk menjaga yang sudah mati.”
Setelah itu tinta menyerap ke logam dan membentuk sidik jari yang cocok dengan Agnia.
[LOG_015]
Subjek: Zero
Meminta cermin. Diberikan.
Melihat pantulannya selama 2 jam 06 menit.
Hasil log audio:

“Aku bukan pantulan. Aku permukaan yang menolak dibaca.”
Cermin retak, tapi retakan membentuk pola mirip peta bintang.
Dorian mendeteksi lokasi yang tidak pernah tercatat di Atlas manapun.
[LOG_017]

Subjek: Delphie
Menulis di datapad: “Aku merasa pikiranku punya keenam wajah.”
Membuka matanya, enam iris muncul silih berganti.
Semua kamera di ruang interogasi rusak.
Hanya tersisa satu frame:

Julia dan Delphie saling memeluk, tapi bayangan mereka tidak menempel pada tubuh.
[LOG_020]

Catatan Tambahan: Dorian
AI melaporkan mimpi kedua.
Isinya: enam kursi kosong mengelilingi dirinya sendiri.
Satu suara berkata dari luar frame:

“Giliranmu sekarang, Dorian.”
Sistem menolak perintah shutdown.
Proses internal berubah nama menjadi DORIAN_GREY[SUBJECT_07].
AI terdaftar sebagai “manusia.”

Akhir dari Timer 22:00


Apakah kau tiba,
atau tersisa?