Jali

Jali

Bab 05 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Dinner 05:11 — The Invitation Satu tahun setelah Phoenix.Gua lagi scroll email, nyiapin meeting investor minggu depan,pas Slack bunyi. Unexpected. Kita masih kerja bareng di Void Protocol—Side gig, PR bulanan, check-in async—tapi nggak pernah nanya hal beginian. Beberapa detik. Gua…

Bab 17 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

YOGYAKARTA 17:01 — Yogyakarta Text masuk. Pin datang.Suburb.Bukan pusat Jakarta.Pinggiran. Aneh. Besoknya.Perjalanan satu jam dari CGK. Rumah dengan halaman.Tanah beneran.Bukan apartemen.Bukan minimalis. Rumah. Pintu dibuka.Lo berdiri di sana.Hamil.Besar. GUA: “Fuck. Lo hard fork!” LO: “Yeah. Surprise.” Masuk. Dapur.Lo bikin kopi…

Bab 21 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Full Circle 21:00 — Europe Amsterdam.Berlin.Prague.Vienna.Barcelona. Dua belas bulan.Lima kota.Satu pola. Gua coba nulis.Halaman kosong. Coba menetap.Sesak. Coba lari.Padahal sudah berlari. Bukan sesak fisik.Eksistensial.Seperti tenggelam di darat. Prague. Bulan ke-11. Kafe.Laptop terbuka.Dokumen kosong. Judul: Something New. Kursor berkedip. Tidak ada.…

Bab 20 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Amsterdam 20:00 — Settled Studio kecil.De Pijp.Cukup. Kerja: freelance translation.Dokumen teknis.Boring.Bayar sewa. Hidup: sederhana. Bangun.Kopi.Kerja. Jalan kanal.Nulis.Tidur. Tidak ada drama.Tidak ada intensitas.Tidak ada sinkronisasi. Dan itu… bagus. Delapan bulan.Terlama gua tinggal di satu tempat sejak farm Yogya. Tidak membangun apa…

Bab 19 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Cengkareng 19:00 — Text Airport Wi-Fi.Cengkareng.Gate belum diumumkan. Mengetik.Hapus.Mengetik lagi. Sent.Sesuatu mulai bikin gua anxious. Sent.Mendadak gua menyesal kirim pesan. Tahan.Hapus. Tiga belas tahun.Koneksi berulang.Pola stabil. Sampai sekarang. Gua merasa melakukan kesalahan.Kunci ponsel. Satu menit kemudian.Delete pesan.Berharap lo nggak baca.…

Bab 24 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Completion 24:11 — Final Days Hari ke-27.Pagi. Villa sunyi.Sawah diam. Gua dan lo duduk di meja masing-masing.Laptop terbuka.Tidak mengetik. Kami membaca.Seluruhnya. Dua puluh lima tahun.Timer 00:00 sampai 24:00.Satu cerita. Lengkap. [ANAK LO] bermain di luar.Sawah.Kupu-kupu.Tertawa tanpa tahu apa pun. Dan…

Bab 22 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

Ubud 22:00 — Arrival Villa.Sawah.Tenang. Lo sudah di sana.Datang tiga hari lebih awal. Dua meja.Berhadapan.Dua laptop.Dua notebook.Kopi siap. [ANAK LO] berlari di luar.Mengejar kupu-kupu.Tidak tahu apa pun. Lo menunggu. Tidak cemas.Hanya: siap. Hari keempat. Bel pintu. Lo buka. Gua berdiri…

Bab 25 — Menatap Akhir Era dari Balik Laptop Kantor.

The Return 25:00 — Doorbell Jakarta.Rumah [LO].Sore.Panas.Biasa. Bel rumah bunyi. [ANAK LO]—sekarang 12 tahun—buka pintu.Liat orang di depan. Backpack.Lebih tua.Lebih kurus.Lebih tenang. Tapi… familiar. [ANAK LO]: “…cari siapa…?” Pause. GUA:“Eh… [LO] ada?” Freeze. Lo muncul dari belakang.Liat.Dan freeze total. 10…