Codex Api — Menatap Akhir Semesta dari Balik Kacamata Hitam.

>> START PARTHENON CODEX : VOLUME API.
> NEXT: VOLUME TANAH, VOLUME THE VOID

“Api bukan cahaya.
Ia adalah kenangan pertama tentang keinginan untuk hidup.”
Arsiparis Parthenon, Level 5



Krios — Api Pengingat



Elemen: Api Awal
Dogma: “Segalanya harus terbakar untuk diingat.”
Arketipe: The Martyr Flame
Manifestasi: Pengorbanan, Kebangkitan, Ingatan Kolektif

Krios adalah nyala pertama setelah kegelapan—
bukan karena ia paling terang,
melainkan karena ia paling keras menolak lenyap.

Mereka menyalakan perang bukan untuk menghancurkan,
tetapi agar sejarah mempunyai bekas yang tidak dapat dipalsukan.

Bagi Krios, damai adalah bentuk paling halus dari kelupaan:
segala sesuatu yang tidak terbakar
akan dianggap tidak pernah sungguh terjadi.

> “Yang membakar tidak pernah hilang;
> ia hanya berubah menjadi cerita.”

Dari Krios lahir Amon, prajurit yang membakar dirinya sendiri
untuk menyalakan kota yang telah mati.

Setiap malam, bara dari jasadnya masih terlihat
di orbit rendah The Void—
dikenal sebagai Api Abadi Krios.

Dan Krios memahami bahaya mereka sendiri:
ingatan kolektif selalu meminta korban baru.



Leon — Api Keagungan

Elemen: Api yang Menyala Dalam Diri
Dogma: “Aku adalah pusat orbitku sendiri.”
Arketipe: The Sovereign Light
Manifestasi: Identitas, Keberanian, Kepemimpinan

Leon tidak pernah berburu kekuasaan;
kekuasaan datang kepada mereka seperti cahaya kepada matahari.

> “Jika aku padam, maka gelaplah seluruh dunia.”

Dari Leon muncul Mjolnir, pemimpin yang membangun kota
di atas gurun kaca.

Ia mengajarkan bahwa keagungan bukan tentang tunduk,
melainkan tentang menjadi pusat gravitasi bagi harapan orang lain.

Namun semakin terang Leon menyala,
semakin pekat bayangan yang mereka ciptakan.



Toxotes — Api Arah

Elemen: Api Bergerak
Dogma: “Langit adalah busur, dan kehendak adalah anak panah.”
Arketipe: The Archer of Destiny
Manifestasi: Visi, Gerak, Tujuan, Pencarian

Toxotes adalah para pengelana yang menyimpan api
bukan di tungku, melainkan di telapak kaki.

> “Jangan berdoa untuk arah;
> jadilah arah itu sendiri.”

Dari Toxotes lahir Keno,
penembak yang membuka celah antar-dimensi.

Dari celah itu lahirlah Dorian Grey,
kapal penyeberang hidup dan mati.

Bahaya Toxotes bukan kehilangan arah,
melainkan kehilangan rumah.


Epilog — Tentang Api

Tiga bentuk api ini membentuk Trinitas Kehendak:
pengorbanan, keagungan, dan arah.

Mereka tidak bersatu—
karena api yang bersatu hanya menciptakan kehancuran.

Namun mereka saling menyadari,
menjaga semesta agar terus bergerak meski maknanya tak pernah utuh.


> [END OF CODEX VOLUME: API]

Seal Parthenon : Ω-tier authentication


Share/Copy link: